Berdayakan ekonomi kerakyatan merupakan seruan untuk menyampaikan wacana pemikiran yang ditangkap oleh seorang anak kampung, disampaikan kepada semua pihak dengan rasa hormat dan keyakinan bahwa pemerintah sangat peduli akan nasib rakyatnya.
Adanya sedikit perbedaan antara pemberdayaan ekonomi rakyat dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan semakin menegaskan niat baik pemerintah guna mengupayakan perlindungan dan pengawasan terhadap jalannya sektor ekonomi di kalangan masyarakat kecil.
Di era komputerisasi dan teknologi yang semakin canggih,potensi untuk mempermudah pelayanan dan optimalisasi kinerja. Sebuah sistem yang dirancang khusus ini tentu harus di sikapi dengan positif oleh semua pihak, baik itu birokrasi atau masyarakatnya sendiri. Data-data yang objektif sangat dibutuhkan agar mampu mendeteksi sektor-sektor ekonomi mana saja yang sudah berkembang baik dan aman serta yang manakah yang masih lemah dan rawan terdegradasi.
Adanya sedikit perbedaan antara pemberdayaan ekonomi rakyat dengan pemberdayaan ekonomi kerakyatan semakin menegaskan niat baik pemerintah guna mengupayakan perlindungan dan pengawasan terhadap jalannya sektor ekonomi di kalangan masyarakat kecil.
Di era komputerisasi dan teknologi yang semakin canggih,potensi untuk mempermudah pelayanan dan optimalisasi kinerja. Sebuah sistem yang dirancang khusus ini tentu harus di sikapi dengan positif oleh semua pihak, baik itu birokrasi atau masyarakatnya sendiri. Data-data yang objektif sangat dibutuhkan agar mampu mendeteksi sektor-sektor ekonomi mana saja yang sudah berkembang baik dan aman serta yang manakah yang masih lemah dan rawan terdegradasi.
- Di wilayah kab.Bekasi sektor-sektor ekonomi rakyat yang menjadi kekuatan dan ketahanan ekonomi rakyat di antaranya yakni sektor pertanian, sektor perikanan, peternakan, perdagangan dan transportasi.
- Dari sektor ekonomi ini masih ada bentuk-bentuk usaha yang digerakkan oleh rakyat masih berada di titik terlemah dan belum mapan. Di sektor pertanian, petani yang hanya memiliki lahan kurang dari 5000m* hanya berpenghasilan 6 juta per musim(kurun waktu 5 bulan).Sudah bisa di pastikan dengan penghasilan tersebut biaya hidup minimal masih belum tercukupi yang kisarannya berada di Rp.40.000. per hari. Belum lagi nasib pelaku usaha yang menggantungkan hidup di sektor ini yakni untuk petani penggarap dan buruh tani nya.
- Beruntung pemerintah kab.Bekasi belum mengadopsi sistem pertanian industri yang sudah barang tentu akan lebih sedikit menyerap tenaga kerja. Di sektor perikanan dan peternakan, pelaku usaha di sektor perikanan sudah mengalihkan usaha ini menjadi bisnis pemancingan.
- Oleh karenanya pemerintah diharapkan dapat segera membantu pelaku usaha terkecil di masyarakat dan bentuk usaha yang masih belum mencapai hasil yang optimal. Demikian sebuah paparan yang mampu dihadirkan oleh seorang anak kampung. Besar harapan pada pihak-pihak yang mempunyai kebijakan akan segera menentukan langkah pemberdayaan ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil.
Sangatlah penting untuk menjaring SDM yang memiliki integritas terhadap masyarakat kecil dan pemerintah. Demi keberhasilan penerapan setiap kebijakan dan bantuan pemerintah yang ditujukan untuk masyarakat kecil dan menengah.
BalasHapus